Ubud Jungle Villas: 5 Rekomendasi Villa dengan Private Infinity Pool
gladesonline.com – Pernahkah Anda merasa bahwa suara klakson macetnya Jakarta atau riuh rendahnya Seminyak perlahan menggerogoti kewarasan Anda? Bayangkan sejenak: Anda membuka mata di pagi hari, bukan karena alarm yang memekakkan telinga, tapi karena sayup-sayup suara aliran Sungai Ayung dan kicauan burung yang tidak Anda kenal namanya. Anda melangkah keluar kamar, dan byur—di depan mata terbentang kolam renang pribadi tanpa batas (infinity pool) yang seolah tumpah ke jurang hutan tropis yang hijau pekat.
Ubud bukan sekadar destinasi; ia adalah sebuah pelarian. Dan tidak ada cara yang lebih baik untuk menikmati “jantung” Bali ini selain berendam di air hangat sambil menatap kabut tipis yang menyelimuti pepohonan. Namun, dengan ribuan opsi penginapan di Bali, mencari yang benar-benar menawarkan privasi dan pemandangan terbaik bisa jadi seperti mencari jarum di tumpukan jerami.
Jangan khawatir, dompet Anda mungkin akan sedikit “menjerit”, tapi jiwa Anda akan berterima kasih. Kami telah mengurasi 5 rekomendasi villa dengan private infinity pool yang tidak hanya menawarkan tempat tidur empuk, tetapi juga pengalaman healing tingkat dewa yang mungkin hanya Anda lihat di kartu pos atau feed selebgram.
1. Hanging Gardens of Bali: Sang Legenda yang Tak Tergoyahkan
Membicarakan kolam renang di Ubud tanpa menyebut Hanging Gardens of Bali adalah sebuah dosa besar dalam dunia traveling. Resor ini adalah “bapak” dari segala konsep jungle infinity pool di dunia. Terletak di lereng curam Desa Buahan, kolam renangnya didesain bertingkat dua dengan bentuk organik menyerupai sawah terasering, dilapisi batu candi hitam yang elegan.
Vila-vila di sini didesain untuk memberikan privasi total. Saat Anda memesan tipe Riverside Villa, Anda akan mendapatkan private infinity pool yang langsung menghadap ke hutan hujan lebat di seberang sungai.
-
Insight: Arsitekturnya dirancang agar tidak ada satu pohon pun yang ditebang sembarangan saat pembangunan. Rasanya benar-benar menyatu dengan alam.
-
Fakta: Pernah dinobatkan sebagai “World’s Best Swimming Pool” oleh Condé Nast Traveller.
-
Tips: Lokasinya cukup jauh dari pusat Ubud (sekitar 30-40 menit). Jadi, pastikan Anda membawa buku bacaan atau teman bicara yang asyik, karena Anda akan benar-benar terisolasi (dalam artian positif).
2. Viceroy Bali: Kemewahan Sultan di Lembah Para Raja
Jika definisi liburan Anda adalah “saya tidak mau angkat jari sedikitpun”, maka Viceroy Bali adalah jawabannya. Resor milik keluarga ini terletak di lereng Lembah Petanu yang sering disebut sebagai “Valley of the Kings”. Keunggulan utamanya? Semua vilanya memiliki kolam renang pribadi dengan pemanas air.
When you think about it, ini fitur yang krusial. Udara Ubud di malam hari bisa sangat dingin menusuk tulang. Berendam di kolam air hangat di bawah sinar bulan sambil menatap lembah gelap yang misterius adalah pengalaman yang sulit dicari tandingannya.
-
Highlight: Layanan di sini sangat personal. Mereka bahkan memiliki helipad sendiri jika Anda merasa macetnya jalanan Bali terlalu “rakyat jelata” untuk Anda.
-
Kuliner: Restoran fine dining mereka, Apéritif, adalah salah satu yang terbaik di Asia Tenggara.
3. The Kayon Jungle Resort: Primadona Instagram
Anda pasti pernah melihat video drone yang menampilkan kolam renang bertingkat tiga dengan bentuk melengkung yang estetik di media sosial, bukan? Kemungkinan besar itu adalah The Kayon Jungle Resort di Desa Bresela. Resor ini mendefinisikan ulang konsep fotogenik.
Vila-vila di sini, terutama Jungle Pool Villa, menawarkan rekomendasi villa dengan private infinity pool yang sangat luas dengan pemandangan kanopi hutan 180 derajat. Desainnya kental dengan nuansa ukiran batu Bali klasik namun dengan sentuhan modern.
-
Insight: Resor ini biasanya menerapkan kebijakan adults only (khusus dewasa) atau membatasi usia anak-anak. Ini menjadikannya surga bagi pasangan honeymoon yang tidak ingin momen romantisnya diganggu suara tangisan bayi tetangga.
-
Tips: Bangunlah saat matahari terbit (sunrise). Kabut pagi di lembah Bresela menciptakan efek magis yang sering disebut “Golden Hour” oleh para fotografer.
4. Kamandalu Ubud: Nuansa Desa Tradisional yang Elegan
Berbeda dengan resor modern yang minimalis, Kamandalu menawarkan atmosfer seperti desa tradisional Bali yang tenang. Nama “Kamandalu” sendiri diambil dari wadah air suci dalam mitologi Hindu, dan ketenangan itulah yang mereka jual.
Vila Pool Villa mereka menghadap langsung ke terasering sawah hijau yang ikonik di Ubud. Infinity pool-nya mungkin tidak “setajam” desain modern, tapi bentuknya yang natural dan menyatu dengan lanskap sawah memberikan rasa damai yang autentik.
-
Aktivitas: Salah satu daya tarik utamanya adalah piknik makan siang di atas perahu kayu yang mengapung di laguna resor. Sedikit klise? Mungkin. Tapi sangat menyenangkan untuk dicoba sekali seumur hidup.
-
Lokasi: Cukup dekat dengan pusat Ubud (sekitar 10 menit dengan shuttle), jadi Anda masih bisa kabur ke Pasar Ubud atau Monkey Forest dengan mudah.
5. Aksari Resort Ubud: Permata Tersembunyi di Tegalalang
Bagi Anda yang mencari suasana romantis yang lebih intimate dan modern, Aksari Resort di Tegalalang bisa menjadi pilihan cerdas. Dikelola oleh manajemen lokal yang paham betul selera pasar kekinian, resor ini menawarkan vibes yang cozy dengan harga yang seringkali lebih bersahabat dibandingkan nama-nama besar di atas (meskipun tetap masuk kategori luxury).
Vila-vilanya didesain bertingkat mengikuti kontur tebing. Private infinity pool di sini memberikan ilusi seolah Anda sedang melayang di atas hutan bambu.
-
Insight: Aksari sangat populer dengan paket “Romantic Dinner” dan “Flower Bath” yang dekorasinya niat banget. Cocok untuk Anda yang ingin melamar pasangan atau merayakan anniversary.
-
Fakta: Mereka memiliki Avani Spa yang terletak di tepi tebing, di mana suara gemericik air sungai menjadi musik latar pijat Anda.
Realita “Jungle Life”: Apa yang Harus Anda Persiapkan?
Menginap di tengah hutan memang terdengar romantis, tapi ada realita yang harus Anda terima. Pertama, serangga. Anda berada di rumah mereka, jadi jangan kaget jika ada tamu tak diundang seperti cicak atau kumbang kecil di teras. Kedua, kelembapan. Hutan tropis berarti udara yang basah, jadi pastikan pakaian Anda kering sempurna sebelum dipacking pulang agar tidak apek.
Kesimpulan
Memilih akomodasi di Ubud bukan hanya soal tempat tidur, melainkan soal membeli pengalaman dan ketenangan jiwa. Kelima rekomendasi villa dengan private infinity pool di atas menawarkan cara terbaik untuk “menghilang” sejenak dari rutinitas.
Apakah harganya mahal? Relatif. Namun, jika dibandingkan dengan biaya terapi mental akibat stres pekerjaan, menginvestasikan uang untuk beberapa malam di salah satu vila ini rasanya adalah keputusan finansial yang cukup bijak. Jadi, villa mana yang akan menjadi tempat pelarian Anda berikutnya? Siapkan koper, tinggalkan laptop, dan biarkan alam Ubud memeluk Anda.